Jumat, 07 Desember 2012

kolesterol

Kolesterol merupakan sejenis lipid yang merupakan molekul lemak atau yang menyerupainya. Kolesterol memiliki molekul yang terdiri atas tiga lingkar enam tersusun seperti dalam fenantren dan terlebur dalam suatu lingkar lima Hidrokarbon tetrasiklik jenuh, yang mempunyai sistem lingkar lima, hidrokarbon tetrasiklik jenuh yang mempunyai sistem lingkar demikian dan terdiri atas 17 atom karbon, disebut 1,2 siklopenteno- perhidrofenantren, kerangka ini sekaligus merupakan ciri khusus yang membedakan steroid dengan senyawa organik bahan alam.
Kolesterol adalah senyawa yang tidak larut dalam air tetapi larut dalam minyak dan alkohol, sehingga dimasukkan dalam golongan lipid (lemak.). Kolesterol dalam tubuh manusia  berasal dari diet makanan asal hewan yang mengandung kolesterol dan juga disintesis oleh liver dari Asetil CoA (Asetil CoA berasal dari penguraian karbohidrat dan lemak) (Vogel : 1985).
Secara normal, kolesterol diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Akan tetapi pola makan yang cenderung berupa makanan sumber hewani dengan lemak tinggi, menyebabkan kolesterol berada dalam jumlah berlebihan dalam darah. Kelebihan kolesterol inilah yang dapat memacu aterosklerosis yang selanjutnya berpotensi menimbulkan penyakit jantung koroner (PJK). Tingginya kadar kolestrol dalam tubuh menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit. 



Dari pemaparan diatas  yang akan saya tanyakan yaitu Bagaimana proses sintesis kolesterol oleh liver dari asetil coenzim A?
 

2 komentar:

  1. Sintesis kolestrol disintesis dari Asetil koenzim A melalui beberapa tahap reaksi yaitu Asetil koenzim A diubah menjadi isopentil pirosfosfat dan dimetil pirosfosfat, selanjutnya keduanya bereaksi membentuk kolestrol. Pada pembentukan ini berlangsungbeberapa reaksi yang membentuk senyawa senyawa antara yaitugeranil pirofosfat, skualen dan lanosterol.

    BalasHapus
  2. Menurut saya : Asetil KoA merupakan prazat utama dalam biosintesis kolesterol. Tahap–tahap pertama proses sintesisnya merupakan penggiatan senyawa-antara melalui pengikatannya dengan molekul asetil-koenzim-A. Dilanjutkan dengan tahap reaksi yang menggunakan gugus fosfat dari ATP sebagai gugus pengaktif molekul antara.
    Tahap reaksi jalur biosintesis kolesterol dibagi menjadi tiga bagian :
    1. Pembentukan asam mevalonat dari asetil KoA,
    2. Pembentukan skualin dari asam mevalonat,
    3. Pembentukan kolesterol dari skualin.

    BalasHapus