Kamis, 29 November 2012

GERANIOL

Geraniol adalah monoterpenoid dan alkohol. Ini adalah bagian utama dari minyak mawar, Palmarosa minyak, dan minyak serai wangi (Java tipe). Hal ini juga terjadi dalam jumlah kecil di geranium, lemon, dan banyak minyak esensial lainnya. Tampaknya sebagai minyak jelas pucat-kuning yang larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik yang paling umum. Memiliki aroma mawar-seperti dan umumnya digunakan dalam parfum.
Geraniol diisolasi dari minyak serai dan dari minyak Palmarosa. Distilasi fraksional, misalnya, Java minyak serai wangi (jika perlu setelah saponifikasi ester hadir) menghasilkan fraksi yang mengandung ca. 60% geraniol, serta sitronelol dan seskuiterpen. Sebuah produk dengan konten yang lebih tinggi geraniol dan kualitas bau sedikit berbeda untuk digunakan dalam wewangian baik diperoleh dengan fraksionasi minyak Palmarosa setelah saponifikasi ester geranyl.

 
1.      Bagaimana sintesis geraniol pada minyak serai
2.      Mengapa dalam isolasi geraniol pada minyak sereh wangi menggunakan destilasi uap.
 

4 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Pada proses ini digunakan destilasi uap karena geraniol tidak larut dalam air. Selain itu, titik didih geraniol sangat tinggi dimana sebelum zat geraniol tersebut mencapai titik didihnya, geraniol sudah terurai, teroksidasi atau mengalami reaksi pengubahan (rearranagement), maka geraniol tidak dapat dimurnikan secara destilasi sederhana atau destilasi bertingkat, melainkan harus didestilasi dengan destilasi uap.

    BalasHapus
  3. Menurut saya, geraniol pada minyak sereh wangi diisolasi menggunakan destilasi uap dikarenaka sifat dari geraniol itu sendiri. Geraniol adalah monoterpenoid dan alkohol. Senyawa yang bersifat alkohol sangat mudah mennguap, dengan destilasi uap maka suhu dari proses destilasi dapat dikontrol sehingga senyawa geraniol tidak menguap dan dengan mudah didapatkan senyawa geraniol itu.

    BalasHapus
  4. Dari artikel yang saya baca : Untuk Sintesis geranil asetat dilakukan dengan mengaduk campuran geraniol, anhidrida asetat, dan asam korida pekat. Hasil refluks kemudian dicuci dengan air selanjutnya dikeringkan dengan magnesium sulfat anhidrat. Senyawa hasil sintesis dimurnikan dengan kromatografi kolom dan selanjutnya dikarakterisasi berdasarkan uji organoleptik, indeks bias, berat jenis, titik didih, dan kelarutan.


    BalasHapus